You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kolam Penahan Lumpur KBT Dikuras
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Kolam Penahan Lumpur KBT Dikuras

Normalisasi kali, sungai dan waduk di ibu kota terus dikebut Dinas Tata Air DKI Jakarta. Salah satu pengerjaan yang dilakukan yakni, pengurasan kolam penahan  lumpur atau sandtrap Kanal Banjir Timur (KBT) yang berada di kawasan Cakung, Jakarta Timur.

Makanya agar aliran tidak terganggu, sandtrap mulai kita keruk dan angkat lumpurnya

Kolam seluas 300x500 meter di aliran KBT tersebut berfungsi untuk menahan lumpur agar tidak mengalir ke muara. Dalam setahun terakhir, hampir seluruh bagian kolam itu dipenuhi lumpur yang terbawa aliran KBT.

Kepala UPT Peralatan dan Perbekalan (Alkal), Dinas Tata Air DKI Jakarta, Aris Komaris Nandika mengatakan, untuk melaksankan pengurasan kolam penahan lumpur tersebut, pihaknya mengerahkan lima alat berat terdiri dari dua unit eskavator long arm, dua unit ampibi eskavator dan satu unit dragger.

Normalisasi Waduk Sunter Utara Dimulai

"Pengerjaannya sudah dilakukan sejak dua pekan lalu. Makanya agar aliran tidak terganggu, sandtrap mulai kita keruk dan angkat lumpurnya," ujar Aris, Selasa (18/8).

Dengan banyaknya lumpur yang memenuhi kolam, Aris memperkirakan lamanya pengurasan bisa berlangsung hingga beberapa bulan ke depan.

"Kami prediksi Oktober baru rampung. Kolam juga kita dalamkan lagi saat ini menjadi empat meter," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

    access_time02-06-2026 remove_red_eye3108 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1423 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1334 personAnita Karyati
  4. PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

    access_time04-06-2026 remove_red_eye1186 personTiyo Surya Sakti
  5. Ribuan Wisatawan Berlibur ke Pulau Untung Jawa

    access_time01-06-2026 remove_red_eye929 personAnita Karyati